Sunday, November 10, 2013

RITUAL MAYAT BERJALAN (ALUK TODOLO) TORAJA BARAT, MAMASA.


Sebuah ritual yang sangat penuh dengan misteri yang dimiliki oleh masyarakat Toraja (Barat) mengenai upacara penguburan yakni Mayat Berjalan.


“Cerita mayat berjalan sudah ada sejak dahulu kala. Ratusan tahun yang lalu konon terjadi perang saudara di Tana toraja yakni orang Toraja Barat berperang melawan orang Toraja Timur. Dalam peperangan tersebut orang Toraja Barat kalah telak karena sebagian besar dari mereka tewas, tetapi pada saat akan pulang ke kampung mereka seluruh mayat orang Toraja Barat berjalan, sedangkan orang Toraja Timur walaupun hanya sedikit yang tewas tetapi mereka menggotong mayat saudara mereka yang mati, karena kejadian tersebut maka peperangan tersebut dianggap seri. Pada keturunan selanjutnya orang-orang Toraja sering menguburkan mayatnya dengan cara mayat tersebut berjalan sendiri ke liang kuburnya.”

Yang bisa membuat mayat berjalan hanya orang-orang tertentu saja dan bukanlah orang sembarangan. Mayat bisanya dituntun ke kuburannya, namun sebelum dilaksanakannya prosesi ini, ada beberapa dari anggota keluarga wajib memberitahukan kepada masyarakat setempat bahwa akan ada mayat yang akan lewat dan orang- orang dilarang menyapa mayat yang akan lewat tersebut, karena saat mayat disapa maka mayat tersebut akan jatuh dengan sendirinya. Mayat tidak akan berjalan sendiri, namun akan ditemani oleh rombongan dan para wanita akan ikut dari belakang dengan membawa kain merah pada kepala mereka. Namun saat ini, sudah semakin jarang orang-orang yang melakukan ritual (mayat berjalan) ini. 

Teks dan Foto: Ywardhana S. Bulo (Ritual Kematian dan Kepercayaan Masyarakat Tana Toraja / Aluk Todolo)

Saturday, November 9, 2013

BAND REGGAE POPULER DI INDONESIA

Aliran reggae saat  ini sudah mulai menjamur khususnya dikota saya kab. pinrang, telah banyak muncul band dan komunitas yang bergenre reggae yang banyak di gandrungi oleh kalangan anak muda.

Beberapa nama yang terkenal dalam dunia musik Reggae dan sub-ragamnya Indonesia antara lain Tony Q Rastafara, Souljah, Ras Muhamad, Joni Agung (Bali), New Rastafara, Marasta (Yogyakarta),dan Mbah Surip (Mojokerto). Selain itu ada juga grup reggae Coconut Head yang berasal dari Medan. Band reggae ini termasuk band pertama yang menggunakan nama "Coconut Head" di seluruh dunia. 


Tony Q Rastafara
Tony Waluyo Sukmoasih (populer dengan nama Tony Q atau Tony Q Rastafara; lahir di Semarang, Jawa Tengah, 27 April 1961; umur 50 tahun) adalah seorang penyanyi Indonesia beraliran reggae yang telah aktif di ragam tersebut sejak tahun 1989. Dia bersama grup musiknya Rastafara memopulerkan istilah "rambut gimbal" (gaya rambut dreadlock) di Indonesia lewat lagu dengan judul yang sama pada tahun 1996. Tony Q telah menjadi ikon musik reggae Indonesia. Dia dianggap sebagai pelopor reggae di Indonesia, karena dia tak hanya berkecimpung di ragam tersebut sejak lama, namun juga mengembangkan karakter musik reggaenya sendiri, dimana dia memasukkan banyak unsur tradisional Indonesia ke musiknya, dan mengangkat tema-tema khas Indonesia dalam musiknya.

Souljah
Souljah merupakan sebuah band Jamaican Music yang sudah terbentuk dari tahun 1998, ketika sebagian besar personilnya masih kuliah di Universitas Indonesia. Pada tahun 1999 mereka menandatangani kontrak dengan Sony Music Indonesia. Selang beberapa tahun, tepatnya pada tahun 2003 mereka dipercaya untuk ikut album kompilasi “Asian Ska Foundation” yang diproduksi oleh sebuah label Jepang, Authority Records.

Ras Muhamad
nama Muhamad diambil dari nama pertama Muhamad Egar. Sedang nama sebutan Rasdiambil dari kosa kata bahasa Jamaika yang berarti bung/brur/mas. Akar kata Rasberasal dari kata Rastaman atau orang yang telah memahami falsafah dan ajaran RasTafari. Kata Ras sendiri dalam bahasa Amharik (Ethiopia) berarti Prince, putrabangsawan. Kalo boleh mengutip kata-kata Om Bob Marley "Reggae music is King Music", musik Reggae adalah musik yang disuguhkan untuk para bangsawan/Royal Music.

Joni Agung 
Dari Bali, musik reggae disemai ke seluruh bumi Nusantara.Tumbuh dan berkembangnya kultur reggae di Bali, antara lain,  tidak bisa dipisahkan dari  Joni Agung atawa Gung Joni yang menjadi fronline Doble T, band reggae yang didirikan tahun 2003, yang membuat terobosan reggae mebasa Bali (berbahasa Bali). Joni Agung adalah sosok yang berpengaruh bagi musisi reggae di Pulau Dewata, menjadi mentor bagi band-band reggae anyar. Lagu-lagunya, yang dapat disimak dalam tiga album: Pocol (2005), Melalung (2006), dan Pul Si Noge (2007), begitu populer di telinga anak muda, sarat dengan kritik, ironi dan membawa pesan perdamaian. Joni yang menyukai busana warna putih saat tampil, acapkali manggung di berbagai festival di Bali, berkolaborasi dengan musisi reggae dari Jamaica, seperti nampak dalam foto. Dengan formasi Joni Agung ( lead vocal), Mayun (keyboad / back vocal),D’ Alit (lead guitar/back vocal), Tilem (guitar bass) dan Rodi (drum)

Mbah Surip 
Urip Achmad Rijanto (lahir di Mojokerto, Jawa Timur, 6 Mei 1957 – meninggal di Jakarta, 4 Agustus 2009 pada umur 52 tahun) atau lebih populer sebagai Mbah Surip, adalah seorang penyanyi Indonesia. Ia populer karena tawanya dan gayanya yang unik, dan karena lagu Tak Gendong dari album tahun 2003-nya yang juga berjudul Tak Gendong.

Coconut Head
Coconut Head yang berarti Kepala Kelapa disini dimaksudkan karena reggae slalu identik dengan pantai, dan pantai identik dengan kelapa. So, kami menginginkan jadi kepala (lokomotif) musik reggae di Medan. Inspirasi nama band kami terwujud saat Manager kami (Richard Chaney) membuka café dengan nama Coconut Head yang bertempat di Thailand tapi hanya berjalan 6 bulan dan pada saat membuka studio musik, kamipun memberi nama Coconut Head tuk studio itu dan juga nama band kami ini..

Steven & Coconut Treez
Steven & Coconut Treez merupakan sebuah grup musik asal Indonesia yang berdomisli di Jakarta. Grup musik ini dibentuk pada tahun 2005. Anggotanya berjumlah 5 orang yaitu A Ray (gitar), Teguh (gitar), Rival (bass), Iwan (keyboard), dan Aci (drum). Album pertamanya ialah The Other Side dirilis pada tahun 2005. Band ini umumnya bergenre reggae.


Steven Jam                              
Steven Jam adalah sebuah konsep solo beraliran musik Reggae, dengan album title “Feel The Vibration”, merupakan album yang berisi 11 lagu mengangkat tema keseharian, sosial, dan cinta. Semua lagu dalam album ini adalah ciptahan Steven Nugraha Kaligis (vokalis Steven & Coconutreez). Konsep dasar album ini adalah Reggae namun diberikan sentuhan musik modern, seperti Pop, Rock, dll sehingga kiranya dapat diterima oleh segala lapisan.

Friday, November 8, 2013

Hermann Rorschach, seorang Psikiater Penemu Pola Tinta logo google 8 november 2013

jika kalian lihat logo google hari ini tanggal 8 november 2013, ada sedikit berbeda kali ini google mengangkat tentang Hermann Rorschach, seorang Psikiater Penemu Pola Tinta, untuk lebih jelasnya siapa itu Hermann Rorschach, silahkan sobat baca aja artikel berikut.
 

Hermann Rorschach, sosok yang berulang tahun ke 129 di logo Google hari ini merupakan seorang psikiater dan psikoanalis Swiss aliran Freud. Hermann dikenal karena mengembangkan tes proyeksi pola tinta yang dikenal dengan tes inkblot Rorschach. Tes ini bertujuan untuk mengetahui alam kondisi bawah sadar & kepribadian seseorang yang diproyeksikan melalui rangsangan.

Dalam tes ini, individu akan diperlihatkan sepuluh pola tinta (inkblot), dan diminta untuk menulis atau menyebutkan benda apa yang mereka lihat dalam pola tersebut.
Hermann Rorschach lahir di Zürich, Swiss, pada tanggal 8 November 1884. Beliau menghabiskan masa kecil dan remajanya di Schaffhausen, Swiss Utara. Saat SMA, Rorschach dijuluki “Klecks” atau “Inkblot” oleh teman-temannya karena ia sangat tertarik dengan kleksografi, yaitu pembuatan gambar berdasarkan bercak-bercak tinta.
Seperti ayahnya yang berprofesi sebagai seorang guru seni, Rorschach suka menggambar dan melukis. Setelah tamat SMA, ia menuntut ilmu di Fakultas Kedokteran Universitas Zurich, dan lulus pada tahun 1909.

Di bangku kuliah, Hermann Rorschach pernah dididik oleh psikiater-psikiater ternama seperti Eugen Bleuler. Pada saat itu, psikoanalisis sedang populer, yang membuat beliau teringat kembali pada inkblot masa kecilnya. Rorschach penasaran kenapa orang seringkali melihat hal-hal yang berbeda pada inkblot yang sama.

Terdorong oleh hal ini, Rorschach mulai memperlihatkan inkblotnya pada anak-anak sekolah dan menganalisa respon mereka, dan mulai mengembangkan tes psikologi berbasis inkblot.
Setelah lulus dari Universitas Zurich pada tahun 1909, Rorschach bertunangan dengan Olga Stempelin, seorang gadis yang berasal dari Kazan, Rusia. Pada tahun 1913, mereka menikah dan pindah ke Rusia. Pasangan ini dianugerahi sepasang anak, yang lahir pada tahun 1917 dan 1919.

Pada bulan Juli 1914, Rorschach kembali ke Swiss, bekerja sebagai Asisten Direktur di rumah sakit jiwa Herisau, kemudian pada tahun 1921 ia menulis buku berjudul Psychodiagnostik, yang menjadi dasar dari tes inkblot. Satu tahun setelah menulis bukunya, Rorschach meninggal dunia akibat mengidap peritonitis.

Thursday, September 5, 2013

PRIVACY POLICY

Beberapa partner periklanan kami mungkin menggunakan cookies dan web beacon di situs kami. Mitra iklan kami meliputi ....
 
Google Adsense
Komisi Junction
widget Bucks
Adbrite
Clickbank
Azoogle
Chitika
Linkshare
amazon
Kontera


Server-server iklan pihak ketiga atau jaringan iklan dengan menggunakan teknologi iklan dan link yang muncul di http://wargasawitto.blogspot.com/ mengirim langsung ke browser Anda. Mereka secara otomatis menerima alamat IP anda ketika hal ini terjadi. Teknologi lainnya (seperti cookies, JavaScript, atau Web Beacon) juga dapat digunakan oleh jaringan iklan pihak ketiga untuk mengukur efektivitas iklan mereka dan / atau untuk personalisasi konten iklan yang Anda lihat.

http://wargasawitto.blogspot.com/ tidak memiliki akses ke atau kontrol atas ini cookie yang digunakan oleh pihak ketiga pemasang iklan.

DISCLAIMER

Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh
   
Blog ini tidak bermaksud untuk menampilkan sesuatu baik tulisan, gambar dan semacamnya yang dikonotasikan porno dengan segala bentuknya, kebencian terhadap orang atau kelompok orang, hal-hal yang bersifat provokatif serta sara yang mengancam persatuan dan kesatuan bangsa,

Saya hanya menulis pikiran, mengucap rasa sehingga mungkin opini dan pendapat dalam blog ini tidak mewakili semua pihak, tidak adil, tidak seimbang dan mungkin terkesan memihak.

Bagi pembaca yang tidak setuju dengan apa yang tertulis dalam blog saya ini, dipersilahkan untuk menuangkan ketidaksetujuannya, keberatan, rasa tersinggung, umpatan, cacian dan kemarahannya dengan sebagaimana mestinya. Tetapi saya sangat berharap adanya kedewasaan fikiran, ucapan dan tindakan menyikapi perbedaan pendapat dengan dilakukan diskusi dan komunnikasi secara jantan dan perempuan;

Blog ini diperbolehkan memberikan komentar baik berupa pujian, cacian dan umpatan, tetapi saya tidak bertanggung jawab terhadap semua komentar dengan segala macamnya yang ditulis oleh pembaca. Jadi silahkan para pengunjung bertanggung jawab terhadap masing-masing komentar yang diberikan. Dan jika ada komentar yang menyinggung pihak lain, maka saya, jika mampu dan mau, membantu untuk menunjukan siapa yang memberikan komentar tersebut;
Jika blog saya terdapat kutipan atau referensi dari sumber lain, itu semata-mata untuk memudahkan penyajian tulisan dan saya tidak bertanggung jawab terhadap isi kutipan tersebut dan tanggung jawab tetap berada kepada sumber yang saya kutip tersebut.
Saya tidak bertanggung jawab terhadap taut/hiperlink atau semacamnya terhadap situs ini atau situs lain, karena memang biasanya pertautan itu pun tidak diperlukan izin dari pemilik blog, sehingga pertautan itu menjadi tanggung jawab pelakunya;

Saya mengizinkan kepada para pengunjung untuk mengutip, menyebarkan dan menggunakan sebagian kecil, sebagian besar atau seluruh isi blog secara utuh untuk digunakan hal-hal yang bersifat sosial, amal dan tidak mendatangkan keuntungan material dengan syarat mencantumkan referensinya baik nama pemilik, nama blog dan tidak perlu alamat rumah;

Saya sangat mengizinkan kepada para pengunjung ntuk mengutip, menyebarkan dan menggunakan sebagian kecil, sebagian besar atau seluruh isi blog secara utuh untuk tujuan komersial, diperdagangkan dan diperjualbelikan jika ternyata laku, dengan persyaratan mendapat persetujuan tertulis dari saya dengan terlebih dahulu penandatanganan pembagian keuntungan/komisi.

Saya mohon maaf atas ketidaknyamanan membaca manifesto atau pelayanan saya dalam penyajian blog ini, semoga kebesaran hati dan kesedian Anda meluangkan waktu, akan mendapat nikmat yang tiada tara yang pihak yang berwenang memberikannya.Demikian juga saya akan memaafkan semua kesalahan dan kekurangajaran para pengunjung yang dulu, sekarang dan akan datang jika ada, baik diminta maupun tidak, langsung maupun tidak langsung.

Semoga dikemudian hari, adanya blog ini dengan semua isinya tidak menjadi kasus dan tuntutan hukum baik perdata maupun pidana sehingga hidup menjadi nyaman, aman dan sejahtera

Terima kasih, atas kesediannya membaca Manifesto blog saya.
assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh
GUNAWAN

Sunday, July 21, 2013

Joe Satriani Luncurkan Buku Otobiografi

Selama lebih dari 40 tahun, Joe Satriani selalu ‘berbicara’ melalui gitarnya. Namun mulai April 2014, Satriani akan berbicara mengenai perjalanan kreatifnya pada otobiografi terbarunya tersebut.


Buku berjudul Strange Beautiful Music: A Musical Memoir ini ditulis berdasarkan wawancara antara Satriani dengan sang penulis, Jake Brown, dan akan menceritakan tentang perjalanan karirnya sebagai artis solo dan personel Chickenfoot.

Di dalam Strange Beautiful Music, juga disertakan beberapa foto pribadi Satriani, wawancara dengan berbagai musisi dan produser yang pernah bekerjasama dengannya, serta kata pengantar dari Brian May, gitaris Queen.

Satriani dijuluki sebagai “Mozart pada generasinya,” oleh Brown ketika dimintai keterangan mengenai detail buku ini, “Jutaan gitaris di seluruh dunia telah terpengaruh dengan teknik super yang ia ciptakan ketika bermain gitar, dan di buku ini juga akan ada cerita di balik lagu ‘Surfing With Alien’, ‘Summer Song’, dan bahkan lagu terbarunya di 2013, ‘Unstoppable Momentum.’”

Satriani menambahkan, “Saya merasa senang, otobiografi ini memang saya dedikasikan kepada para penggemar, agar mereka dapat mengetahui lebih dalam mengenai proses kreatif yang saya kerjakan di studio, dan cerita di balik lagu yang saya buat. Saya berharap buku ini dapat berada di rak buku kalian tahun depan.”